Laman

Tampilkan postingan dengan label Skripsi Ekonomi Syariah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Ekonomi Syariah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Juli 2014

PENGARUH RASIO CAMEL TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA DI BANK UMUM SYARIAH


DOWNLOAD SKRIPSI PDF

SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat Untuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Disusun oleh : KOOSRINI ETIAWATI NIM C2C307029 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

ABSTRACT

The rapid growth of Islamic banks in Indonesia, driven by the policy of the dual banking system in the banking industry. This policy allows conventional banks to open a sharia business unit which is the forerunner to the establishment of sharia banks in general. Currently principals (managers) of sharia bank is a conventional bank or at least the actors 'graduates' of conventional banks. Sharia bank performance appraisal is also not much different from conventional banks.

While long known that this happens indication of earnings management practices in the banking industry. This study aims to examinethe existence of earnings management practices in Sharia banks and the influence of CAMEL ratios to earnings management.

This study uses secondary data monthly financial reports Sharia banks, as published by Bank Indonesia during the years 2008 and 2009. Earnings management proxy for discretionary accruals that have been adapted to the characteristics of banking. Determination of the coefficient of earnings management is done by regressed total accruals which are calculated with the Healy (1985) and Jones (1991) model, where the value obtained unstandardized residual is the value of discretionary accruals used in the subsequent regression to examine the influence of CAMEL ratio of earningsmanagement in Sharia banks . Testing the ratio of earnings management and the influence of CAMEL on the management carried out by multiple regression.

The results showed that there are negative slope ofCAR, ROA, NPM and LDR to earnings management, but their effects are not significant to earnings management in sharia banks.

Keywords: Sharia banks, discretionary accruals, earnings management, CAMEL ratio

ABSTRAKSI

Pesatnya pertumbuhan bank syariah di Indonesia dimotori oleh adanya kebijakan  dual banking system  di industri perbankan. Kebijakan ini memperbolehkan bank konvensional untuk membuka unitusaha syariah yang merupakan cikal bakal berdirinya bank umum syariah  pada umumnya. Saat ini pelaku (pengelola) bank syariah merupakan pelaku bank konvensional atau setidaknya ‘lulusan’ bank konvensional. Penilaian kinerja bank syariah juga tidak jauh berbeda dengan bank konvensional. Sementara selama ini diketahui bahwa terjadi indikasi praktik manajemen laba di industriperbankan. Penelitan ini bertujuan untuk menguji adanya praktik manajemen laba di bank umum syariah dan pengaruh rasio CAMEL terhadap manajemen laba. 

Penelitian ini menggunakan data sekunder laporan keuangan bulanan bank umum syariah yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia selama tahun 2008 dan 2009. Manajemen laba diproksi dengan akrual diskresioner yang telah disesuaikan dengan karakteristik perbankan. Penentuan koefisienmanajemen laba dilakukan dengan meregresi total akrual yang dihitung dengan  model Healy (1985) dan Jones (1991), dimana nilai  unstandardized residual  yang diperoleh merupakan nilai akrual diskresioner yang digunakan dalam regresi berikutnya untuk menguji pengaruh rasio CAMEL terhadap manajemen laba di bank umum syariah.

Pengujian manajemen laba dan pengaruh rasio CAMEL terhadap manajemen dilakukan dengan regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif rasio CAR, ROA, NPM dan LDR terhadap manajemen laba, namun pengaruh tersebut tidak signifikan terhadap manajemen laba di bank umum syariah.

Kata kunci: Bank umum syariah, akrual diskresioner,manajemen laba, rasio CAMEL.

ANALISIS EFISIENSI TEKNIK PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Pada 11 Bank Syariah Tahun 2005-2008)


DOWNLOAD SKRIPSI PDF
 

SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Disusun oleh: MAFLACHATUN NIM. C2B005181 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

ABSTRACT

Nowdays, the problem of the market share of islamic banking in Indonesia could not be reached maximally. This condition can be seen from market share of islamic banking is relatively coming from small rate of national banking. At the end of 2008, 5 percent in target could not be reached, eventhough surveys from Bank Indonesia stated that the potention of islamic banking in Indonesia is very great.

To find out the performance of islamic banking is through observing the efficiency rate   of this bank. Dealing with this phenomena, the main purpose from this research are to determine and analyze technical efficiency rate of islamic banking in Indonesia (study at 11 islamic banks in 2005-2008) which the consist of Islamic Commercial Bank (BUS) and Islamic Business Unit of a Conventional Bank (UUS). In analyzing the data, the writer used Data Envelopment Analysis (DEA) method which used input variables (deposit, asset and labor cost) and output variables (financing and operational income).

From this research, the writer concluded that islamic banks in Indonesia that show 100 percent in technical efficiency rate are Bank Muamalat Indonesia as BUS and Bank Niaga Syariah with Bank Permata Syariah as UUS, while the others bank were in fluctuation or even inefficiency for the time there were observed.

Keywords: Technical Efficiency Rate, Islamic Bank, BUS, UUS and DEA

ABSTRAK

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pangsa pasar dari perbankan syariah di Indonesia belum dapat dicapai secara maksimal sampai pada saat ini. Hal ini dapat dilihat dari kondisi jumlah pangsa pasar perbankan syariah yang relatif masih kecil dalam perbankan nasional dan target 5 persen hingga akhir tahun 2008 belum juga tercapai, meskipun survey-survey dari Bank Indonesia pada tahun 2000-2005 yang menyebutkan bahwa potensi pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia sangat besar.

Salah satu cara mengetahui kinerja perbankan syariah sendiri dapat dilihat dari tingkat efisiensinya, sehingga penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui dan menganalisis tingkat efisiensi teknik perbankan syariah di Indonesia (studi pada 11 bank syariah tahun 2005-2008) yang terdiri dari Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah.(UUS). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  Data Envelopment Analysis  (DEA), di mana variabel yang digunakan terdiri dari input (simpanan, aset dan biaya tenaga kerja) dan ouput (pembiayaan dan pendapatan operasional).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  bank-bank syariah yang tetap mengalami efisiensi 100 persen adalah Bank Muamalat Indonesia pada BUS serta Bank Niaga Syariah dan Bank Permata Syariah pada UUS, sedangkan bank-bank syariah lainnya mengalami fluktuasi dan cenderung mengalami inefisiensi selama tahun pengamatan.

Kata Kunci: Tingkat Efisiensi Teknik, Bank Syariah, BUS, UUS, DEA