DOWNLOAD SKRIPSI PDF
SKRIPSI Diajukan
sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada Program
Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Disusun oleh: MAFLACHATUN NIM.
C2B005181 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010
ABSTRACT
Nowdays, the problem of the market share of islamic
banking in Indonesia could not be reached maximally. This condition can be seen
from market share of islamic banking is relatively coming from small rate of
national banking. At the end of 2008, 5 percent in target could not be reached,
eventhough surveys from Bank Indonesia stated that the potention of islamic
banking in Indonesia is very great.
To find out the performance of islamic banking is
through observing the efficiency rate
of this bank. Dealing with this phenomena, the main purpose from this
research are to determine and analyze technical efficiency rate of islamic banking
in Indonesia (study at 11 islamic banks in 2005-2008) which the consist of
Islamic Commercial Bank (BUS) and Islamic Business Unit of a Conventional Bank
(UUS). In analyzing the data, the writer used Data Envelopment Analysis (DEA)
method which used input variables (deposit, asset and labor cost) and output
variables (financing and operational income).
From this research, the writer concluded that
islamic banks in Indonesia that show 100 percent in technical efficiency rate
are Bank Muamalat Indonesia as BUS and Bank Niaga Syariah with Bank Permata
Syariah as UUS, while the others bank were in fluctuation or even inefficiency
for the time there were observed.
Keywords: Technical Efficiency Rate, Islamic Bank,
BUS, UUS and DEA
ABSTRAK
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah
pangsa pasar dari perbankan syariah di Indonesia belum dapat dicapai secara
maksimal sampai pada saat ini. Hal ini dapat dilihat dari kondisi jumlah pangsa
pasar perbankan syariah yang relatif masih kecil dalam perbankan nasional dan
target 5 persen hingga akhir tahun 2008 belum juga tercapai, meskipun
survey-survey dari Bank Indonesia pada tahun 2000-2005 yang menyebutkan bahwa
potensi pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia sangat besar.
Salah satu cara mengetahui kinerja perbankan
syariah sendiri dapat dilihat dari tingkat efisiensinya, sehingga penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis
tingkat efisiensi teknik perbankan syariah di Indonesia (studi pada 11 bank
syariah tahun 2005-2008) yang terdiri dari Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit
Usaha Syariah.(UUS). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode Data Envelopment Analysis (DEA), di mana variabel yang digunakan
terdiri dari input (simpanan, aset dan biaya tenaga kerja) dan ouput (pembiayaan
dan pendapatan operasional).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bank-bank syariah yang tetap mengalami
efisiensi 100 persen adalah Bank Muamalat Indonesia pada BUS serta Bank Niaga
Syariah dan Bank Permata Syariah pada UUS, sedangkan bank-bank syariah lainnya
mengalami fluktuasi dan cenderung mengalami inefisiensi selama tahun
pengamatan.
Kata Kunci: Tingkat Efisiensi Teknik, Bank Syariah,
BUS, UUS, DEA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar