Laman

Minggu, 27 Juli 2014

ANALISIS EFISIENSI TEKNIK PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) (Studi Pada 11 Bank Syariah Tahun 2005-2008)


DOWNLOAD SKRIPSI PDF
 

SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Disusun oleh: MAFLACHATUN NIM. C2B005181 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

ABSTRACT

Nowdays, the problem of the market share of islamic banking in Indonesia could not be reached maximally. This condition can be seen from market share of islamic banking is relatively coming from small rate of national banking. At the end of 2008, 5 percent in target could not be reached, eventhough surveys from Bank Indonesia stated that the potention of islamic banking in Indonesia is very great.

To find out the performance of islamic banking is through observing the efficiency rate   of this bank. Dealing with this phenomena, the main purpose from this research are to determine and analyze technical efficiency rate of islamic banking in Indonesia (study at 11 islamic banks in 2005-2008) which the consist of Islamic Commercial Bank (BUS) and Islamic Business Unit of a Conventional Bank (UUS). In analyzing the data, the writer used Data Envelopment Analysis (DEA) method which used input variables (deposit, asset and labor cost) and output variables (financing and operational income).

From this research, the writer concluded that islamic banks in Indonesia that show 100 percent in technical efficiency rate are Bank Muamalat Indonesia as BUS and Bank Niaga Syariah with Bank Permata Syariah as UUS, while the others bank were in fluctuation or even inefficiency for the time there were observed.

Keywords: Technical Efficiency Rate, Islamic Bank, BUS, UUS and DEA

ABSTRAK

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah pangsa pasar dari perbankan syariah di Indonesia belum dapat dicapai secara maksimal sampai pada saat ini. Hal ini dapat dilihat dari kondisi jumlah pangsa pasar perbankan syariah yang relatif masih kecil dalam perbankan nasional dan target 5 persen hingga akhir tahun 2008 belum juga tercapai, meskipun survey-survey dari Bank Indonesia pada tahun 2000-2005 yang menyebutkan bahwa potensi pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia sangat besar.

Salah satu cara mengetahui kinerja perbankan syariah sendiri dapat dilihat dari tingkat efisiensinya, sehingga penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui dan menganalisis tingkat efisiensi teknik perbankan syariah di Indonesia (studi pada 11 bank syariah tahun 2005-2008) yang terdiri dari Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah.(UUS). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode  Data Envelopment Analysis  (DEA), di mana variabel yang digunakan terdiri dari input (simpanan, aset dan biaya tenaga kerja) dan ouput (pembiayaan dan pendapatan operasional).

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  bank-bank syariah yang tetap mengalami efisiensi 100 persen adalah Bank Muamalat Indonesia pada BUS serta Bank Niaga Syariah dan Bank Permata Syariah pada UUS, sedangkan bank-bank syariah lainnya mengalami fluktuasi dan cenderung mengalami inefisiensi selama tahun pengamatan.

Kata Kunci: Tingkat Efisiensi Teknik, Bank Syariah, BUS, UUS, DEA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar