Laman

Tampilkan postingan dengan label PENGARUH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGARUH. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Juli 2014

PENGARUH KEWAJIBAN KEPEMILIKAN NPWP, PEMERIKSAAN PAJAK DAN PENAGIHAN PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK (Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama di Wilayah Jakarta Selatan)




SKRIPSI Diajukan kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untuk Memenuhi Syarat-Syarat Guna Meraih Gelar Sarjana Ekonomi Oleh: IRNA FEBRIYANTI NIM: 208082000035 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1435 H/2013 M

ABSTRACT

The objective of this research was to analyze the influence of obligation to have  tax number, tax audit and tax collection toward tax  revenue. The respondents in this research were tax officers at  KPP Pratama  on South Jakarta.

Total of sample in this research were 70 persons at 3  different KPP Pratama offices in the South Jakarta. Sampling methods in this research  used  convenience sampling, whereas the data processing method  was  used  multiple linear regressions.

The results showed  that  the obligation  to have  tax number, tax audit and tax collection  show positive significant influence  on tax revenue. Variables which have the most significant influence  on tax revenue was tax collection with the largest beta value among other independent variables (0,305). This research supports the research conducted by Syahab and Gisijanto (2008) and Titin
Vegirawati (2011).

Keywords:  Obligation  to have  tax number, tax audits, tax collection  and tax revenue

ABSTRAK

Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis  pengaruh  kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak, dan penagihan pajak terhadap penerimaan pajak. Responden dalam penelitian ini adalah para pegawai pajak (fiskus) di  KPP Pratama  wilayah Jakarta Selatan. Jumlah pegawai pajak yang menjadi sampel penelitian ini adalah 70 pegawai pajak dari tiga Kantor Pelayanan Pajak Pratama di wilayah Jakarta Selatan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian adalah  convenience  sampling, sedangkan metode pengolahan data yang digunakan adalah analisis regresi berganda.

Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak  dan penagihan pajak  terbukti berpengaruh positif  signifikan terhadap  penerimaan pajak.  Variabel yang mempunyai pengaruh paling signifikan terhadap  penerimaan pajak  adalah  penagihan pajak  dengan nilai beta yang paling besar diantara variabel independen lainnya sebesar (0,305). Penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Syahab dan Gisijanto (2008) dan Titin Vegirawati (2011).

Kata Kunci  :  Kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak, penagihan pajak dan penerimaan pajak

PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. INTI (PERSERO) BANDUNG


DOWNLOAD SKRIPSI PDF



SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi dan Melengkapi Salah Satu Syarat Dalam Menempuh Ujian Sarjana Studi Manajemen Pada Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama, Disusun Oleh : NAMA : ELFINA MARLIA NRP : 02.02.098 FAKULTAS BISNIS DAN MANAJEMEN UNIVERSITAS WIDYATAMA Terakreditasi (Accredited) SK. Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor : 043/BAN-PT/AK-VII/S-I/XI/2003 2007.

ABSTRAK

Masalah yang diteliti adalah bagaimana pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, bagaimana prestasi kerja karyawan serta bagaimana pengaruh pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dalam usaha meningkatkan prestasi kerja karyawan di PT. INTI (Persero) Bandung.

Dalam hal pengolahan data, penulis menggunakan Analisis Deskripsi , yaitu metode yang berusaha mengumpulkan data sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, menyajikan serta menganalisanya sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti dan kemudian diambil kesimpulannya. Dan yang kedua, penulis menggunakan Korelasi Rank Spearman untuk mengetahui seberapa kuat hubungan dan arah antara variabel pendidikan dan pelatihan dengan variabel prestasi kerja karyawan, dan diperoleh sebesar +0,9018 , menunjukkan hubungan yang kuat antara pendidikan dan pelatihan dengan prestasi kerja karyawan, serta berpengaruh positif. Dari hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh angka 81,3 %. Yang berarti pendidikan dan pelatihan mempengaruhi prestasi kerja sebesar 81,3 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Dari hasil tersebut disimpulkan :

1. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dikatakan bahwa pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di PT. INTI (Persero) sudah dilaksanakan dengan baik. Ini dapat dilihat dari skala mengenai Diklat secara keseluruhan yaitu sebesar 3,9 , di mana angka terse
but berada pada posisi tinggi.

2. Prestasi kerja yang dimiliki oleh karyawan pada PT. INTI (Persero) sudah baik, Ini dapat dilihat dari skala mengenai prestasi kerja karyawan secara keseluruhan yaitu sebesar 4,03, di mana angka tersebut berada pada posisi tinggi.

3. Pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap prestasi kerja karyawan pada PT. INTI (Persero), dilakukan dengan menggunakan koefisien korelasi Rank Spearman, dimana pendidikan dan pelatihan berperan positif terhadap prestasi kerja karyawan atau mempunyai hubungan yang kuat diantara kedua variabel tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tersebut, penulis menyimpulkan bahwa, apabila pelaksanaan pendidikan dan pelatihan dilaksanakan dengan baik, maka prestasi kerja karyawan tersebut akanmeningkat pula sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh perusahaan.


PENGARUH RASIO CAMEL TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA DI BANK UMUM SYARIAH


DOWNLOAD SKRIPSI PDF

SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat Untuk menyelesaikan Program Sarjana (S1) pada Program Sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Disusun oleh : KOOSRINI ETIAWATI NIM C2C307029 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

ABSTRACT

The rapid growth of Islamic banks in Indonesia, driven by the policy of the dual banking system in the banking industry. This policy allows conventional banks to open a sharia business unit which is the forerunner to the establishment of sharia banks in general. Currently principals (managers) of sharia bank is a conventional bank or at least the actors 'graduates' of conventional banks. Sharia bank performance appraisal is also not much different from conventional banks.

While long known that this happens indication of earnings management practices in the banking industry. This study aims to examinethe existence of earnings management practices in Sharia banks and the influence of CAMEL ratios to earnings management.

This study uses secondary data monthly financial reports Sharia banks, as published by Bank Indonesia during the years 2008 and 2009. Earnings management proxy for discretionary accruals that have been adapted to the characteristics of banking. Determination of the coefficient of earnings management is done by regressed total accruals which are calculated with the Healy (1985) and Jones (1991) model, where the value obtained unstandardized residual is the value of discretionary accruals used in the subsequent regression to examine the influence of CAMEL ratio of earningsmanagement in Sharia banks . Testing the ratio of earnings management and the influence of CAMEL on the management carried out by multiple regression.

The results showed that there are negative slope ofCAR, ROA, NPM and LDR to earnings management, but their effects are not significant to earnings management in sharia banks.

Keywords: Sharia banks, discretionary accruals, earnings management, CAMEL ratio

ABSTRAKSI

Pesatnya pertumbuhan bank syariah di Indonesia dimotori oleh adanya kebijakan  dual banking system  di industri perbankan. Kebijakan ini memperbolehkan bank konvensional untuk membuka unitusaha syariah yang merupakan cikal bakal berdirinya bank umum syariah  pada umumnya. Saat ini pelaku (pengelola) bank syariah merupakan pelaku bank konvensional atau setidaknya ‘lulusan’ bank konvensional. Penilaian kinerja bank syariah juga tidak jauh berbeda dengan bank konvensional. Sementara selama ini diketahui bahwa terjadi indikasi praktik manajemen laba di industriperbankan. Penelitan ini bertujuan untuk menguji adanya praktik manajemen laba di bank umum syariah dan pengaruh rasio CAMEL terhadap manajemen laba. 

Penelitian ini menggunakan data sekunder laporan keuangan bulanan bank umum syariah yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia selama tahun 2008 dan 2009. Manajemen laba diproksi dengan akrual diskresioner yang telah disesuaikan dengan karakteristik perbankan. Penentuan koefisienmanajemen laba dilakukan dengan meregresi total akrual yang dihitung dengan  model Healy (1985) dan Jones (1991), dimana nilai  unstandardized residual  yang diperoleh merupakan nilai akrual diskresioner yang digunakan dalam regresi berikutnya untuk menguji pengaruh rasio CAMEL terhadap manajemen laba di bank umum syariah.

Pengujian manajemen laba dan pengaruh rasio CAMEL terhadap manajemen dilakukan dengan regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif rasio CAR, ROA, NPM dan LDR terhadap manajemen laba, namun pengaruh tersebut tidak signifikan terhadap manajemen laba di bank umum syariah.

Kata kunci: Bank umum syariah, akrual diskresioner,manajemen laba, rasio CAMEL.